psikolog terdekat for Dummies

Wiki Article

Datang ke psikolog juga sebetulnya mirip dengan kamu datang ke dokter untuk berobat. Apa saja sih yang harus disiapkan?

Keputusan konsultasi dengan psikolog dan psikiater harus didasari dengan gangguan psychological yang Anda hadapi.

Ini artinya mereka sudah kewalahan dan tidak sanggup lagi mengatasi berbagai keluhan Anda. Hal ini wajar karena memang tak semua orang dibekali dengan ilmu kesehatan mental yang memadai.

Obat antidepresan akan diresepkan jika seseorang sudah mencoba terapi psikoterapi seperti terapi perilaku kognitif (CBT), tetapi belum berhasil atau here belum ada perubahan. 

Kehilangan orang yang dicintai, perceraian, atau mengalami kegagalan dalam hidup dapat menyebabkan tekanan emosional yang berat. 

Jika Anda mencurigai diri sendiri atau orang terdekat mengalami gangguan mental, baik karena depresi maupun kecemasan, sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter umum. 

Dokter umum dapat memberikan analysis awal. Kemudian, dokter umum bisa merujuk Anda ke spesialis kesehatan jiwa untuk memastikan gangguan apa yang sedang Anda hadapi.

Mereka juga mampu mengajarkan mekanisme terbaik untuk menghadapi masalah yang Anda hadapi, seperti yang dilakukan dalam terapi kognitif dan perilaku.

Ini berbeda dengan orang terdekat yang mungkin akan memberikan saran berdasarkan sudut pandang pribadinya. 

Psikolog umumnya berpraktik dalam ruang lingkup yang kecil, seperti klinik swasta. Akan tetapi, ada pula beberapa psikolog yang melakukan praktik di rumah sakit.

Catatlah penyebab yang memicu dan meringankan gejala penyakit mental Anda, serta durasi penyakit itu terjadi. Cari tahu mengenai riwayat penyakit keluarga dan buat catatan tentang masalah atau peristiwa traumatis yang pernah Anda alami.

Trauma dari pengalaman tersebut dapat menyebabkan ketidakstabilan psychological yang berpotensi mengarah pada tindakan bunuh diri.

Karena merawat pasien gangguan jiwa yang lebih rumit, psikiater juga memerlukan dukungan dari dokter spesialis lain, tergantung kondisi pasien yang ditanganinya.

Belajar keterampilan untuk mengelola emosi seperti stres, kemarahan, dan kecemasan, sangat penting untuk dilakukan. Hal ini dapat membantu kamu untuk mengatasi perasaan putus asa yang sering kali menjadi ciri khas depresi berat.

Report this wiki page